Jumat, 16 Oktober 2015

FAKTA TENTANG TIDUR



Kesibukan seringkali membuat tidur kita terganggu, atau tidak nyenyak. Hal ini tak hanya dialami oleh Anda yang sering bekerja hingga larut malam, tetapi juga ibu rumah tangga yang harus merawat putra-putrinya. Namun kita sering mendengar mitos, sesuatu yang belum bisa dibuktikan kebenarannya, mengenai tidur yang membuat kita memutuskan sesuatu. Misalnya, tidak apa-apa jika beberapa hari ini tidur kita kurang, toh hari Sabtu dan Minggu kita bisa tidur lebih banyak. Sering melakukannya? Agar tidak terjerumus dengan berbagai mitos seputar tidur ini, mari kita lihat apa yang sering kita dengar seputar tidur.

Benarkah orang tua tidur lebih sedikit dari anak-anak? Benarkah tidur siang berarti malas? Masalah tidur tak bisa dianggap remeh karena berdampak pada kualitas hidup seseorang. Berikut mitos dan fakta seputar tidur.

  • Persentase pria memimpikan wanita hanyalah 30%, 70% sisanya lebih banyak memimpikan pria lain, meskipun belum tentu dalam konteks seksual. Persentase wanita memimpikan pria dan wanita berimbang, sama-sama 50%.
  • Manusia hanya bisa memimpikan orang-orang yang sudah pernah dilihat dalam kehidupan nyata.
  • Orang-orang yang tak pernah bermimpi dalam tidurnya kemungkinan besar memiliki personality disorders.
  • Anda bisa bertahan 2 minggu tanpa makanan, namun 10 hari tanpa tidur—it’s the end of your life, literally.
  • Salah satu kemampuan yang harus dimiliki tentara Inggris adalah bertahan selama 36 jam atau 1,5 hari tanpa tidur.
  • Saat bermimpi, tunanetra juga dapat melihat bayangan/gambar.
  • Umumnya, 5 menit setelah bangun tidur, Anda akan melupakan 50% dari mimpi Anda semalam. 10 menit setelah bangun tidur, 90% mimpi Anda akan ‘hilang’ dari ingatan.
  • Parasomnia adalah penyakit yang menyebabkan seseorang melakukan hal-hal tanpa disadarinya saat sedang tidur, misalnyasleepwalking.
  • 1 dari 4 pasangan suami istri tidur di tempat tidur terpisah.
  • 1 dari 50 remaja masih mengompol.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar